Berjalan sendiri menyusuri malam
Membawa segumpal rindu yang entah kapan ter paut
Coba menuai ba'it-ba'it pucuk embun
Di belahan waktu kala malam memucuk pagi
Walau hujan mengekang pekat jelaga tapak
Namun kucoba meraba walau rasa menyentuh pudar
Agar segumpal rindu yang ter kekang
Di deras hujan malam...
Puisi ini diikutsertakan pada Kuis “Poetry Hujan” yang diselenggarakan oleh
